Quick Debug
Quick Debug API dengan Postman
Setelah API kalian jalan (lihat halaman Setup Instalation), langkah berikutnya adalah debug cepat pakai Postman biar tau endpoint mana yang error dan kenapa.
1. Buat Request Baru
Buka Postman, klik New → HTTP Request.
Isi:
- Method:
GET/POST/PUT/DELETEsesuai endpoint - URL:
http://localhost:3000/nama-endpoint
2. Cek Response Cepat
Fokus 3 hal ini tiap kali test:
| Yang dicek | Artinya |
|---|---|
| Status Code | 200 = sukses, 400 = request salah, 404 = endpoint gak ketemu, 500 = error di server |
| Response Body | Isi JSON yang dibalikin server |
| Time | Kalau lama banget (>5 detik), biasanya ada query database yang nge-hang |
3. Debug Body Request (POST/PUT)
Di tab Body, pilih raw → JSON, contoh:
{
"nama": "Budi",
"email": "budi@email.com"
}
Kalau server balikin error 400 Bad Request, biasanya karena:
- Format JSON salah (misal lupa koma atau tanda kutip)
- Field wajib belum diisi
- Header
Content-Type: application/jsonbelum di-set (Postman biasanya set otomatis kalau pilihraw→JSON)
4. Cek Log di Terminal
Selalu buka terminal tempat node index.js jalan — kalau ada error, biasanya muncul stack trace di situ. Tambahkan console.log() di titik yang dicurigai:
app.post('/users', (req, res) => {
console.log('Request masuk:', req.body); // cek data yang masuk
// logic lainnya
});
5. Simpan Request jadi Collection
Biar gak bikin request dari nol tiap kali testing, simpan ke Collection:
- Klik Save
- Pilih atau buat Collection baru (misal "My API")
- Semua endpoint bisa disusun rapi dan langsung dijalankan ulang kapan saja
tip
Kalau API kalian butuh authentication (misal JWT token), simpan token di Postman Environment Variable — jadi gak perlu copas token manual tiap request.
Checklist Debug Cepat
- Server jalan tanpa error di terminal?
- Status code sesuai ekspektasi?
- Response body formatnya benar?
- Request body/header udah sesuai yang di-expect backend?